Connect with us

Uncategorized

Mentan Minta Produsen Alat Pertanian untuk Menyesuaikan dengan B100

Published

on

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman.

Businesstoday.id, Jakarta – Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta seluruh produsen alat-alat pertanian untuk menyesuaikan dengan bahan bakar biodiesel B100 yang diproduksi oleh Kementerian Pertanian mulai tahun ini.

“Kita meminta seluruh produsen alat pertanian menyesuaikan dengan B100,” ujar Amran di Jakarta, Senin (15/4/2019), usai meluncurkan dan melakukan uji coba perdana B100.

Dia menjelaskan bahwa yang penting energi terbarukan B100 ini bisa digunakan untuk mesin alat-alat pertanian, seperti traktor.

“Kita sudah buktikan, telah berjalan satu-dua tahun ternyata berhasil,” ujar Amran.

Terkait kapan upaya produsen alat-alat pertanian melakukan penyesuaian dengan B100, Mentan menjawab penyesuaian tersebut akan dimulai pada tahun ini. “Insyaallah tahun ini akan dimulai,” katanya.

Dalam peluncuran dan uji coba tersebut, Mentan Amran melakukan pengisian B100 pada traktor tangan dan traktor roda empat dengan hasil percobaan yang memuaskan. Selain melakukan pengisian B100 pada traktor, Mentan juga mengisi tangki bahan bakar mobil penumpang dengan B100 dari mesin pengisian biodiesel dan melakukan penandatanganan prasasti di depan mesin pengisian biodiesel tersebut.

Pengembangan biodiesel B100 diharapkan Amran memiliki banyak dampak positif. Di antaranya, B100 telah teruji lebih efisien. “Perbandingannya saja untuk satu liter B100 bisa menempuh perjalanan hingga 13,4 kilometer sementara satu liter solar hanya mampu sembilan kilometer. Ini sudah terbukti efisien,” tuturnya.

Biodiesel adalah bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari bahan alami yang terbarukan seperti minyak nabati dan hewani. Karena memiliki sifat fisik yang sama dengan minyak solar, biodiesel dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti untuk kendaraan bermesin diesel.

Selama ini, biodiesel masih dicampur dengan bahan bakar minyak bumi dengan perbandingan tertentu. Tapi dengan teknologi pengembangan B100, biodiesel mengandung 100 persen bahan alami, tanpa dicampur dengan BBM.

Produk B100 merupakan salah satu inovasi yang dihasilkan oleh Kementan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Para peneliti Balitbangtan mengembangkan Reaktor biodiesel multifungsi yang sudah mencapai generasi ke-7. Mesin ini dapat mengolah 1.600 liter bahan baku setiap harinya. (aji)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Uncategorized

Pemprov Babel – MUI Bentuk Kampung Pangan Halal

Published

on

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan.

Ekbis.co.id, Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan membentuk kampung pangan halal guna mempercepat pembangunan Babel sebagai destinasi wisata halal kelas dunia.

“Pada tahun ini kita menargetkan membentuk 100 desa dan kelurahan sebagai kampung pangan halal,” kata Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan saat membuka sosialisasi kampung pangan halal di Pangkalpinang, Senin (15/4/2019).

Ia mengatakan kegiatan sosialisasi kampung pangan halal yang diikuiti 100 orang kepala desa dan lurah se-Provinsi Kepulauan Babel ini, sebagai upaya membangun kesadaran halal menuju Babel sebagai destinasi halal dunia.

“Kita tidak mungkin membentuk kampung pangan halal ini di seluruh desa dan kelurahan, karena di beberapa desa ada yang masyarakatnya mayoritas merupakan etnis Tionghoa atau nonmuslim,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini pemerintah provinsi sedang berupaya mentransformasikan sektor pertambangan bijih timah ke sektor pariwisata, guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

“Ini sebagai langkah untuk mempercepat pembangunan pariwisata dan diharapkan kepala desa dan lurah serius dalam pembentukkan kampung pangan halal ini,” katanya.

Ia mengatakan program kampung pangan halal ini tidak hanya pangannya saja, tetapi juga wisatanya juga halal.

“Dengan adanya kampung pangan halal ini juga akan meningkatkan usaha mikro kecil menengah di perdesaan yang berdaya saing di pasar dunia,” katanya.

Ketua MUI Provinsi Kepulauan Babel, Zayadi Hamzah mengatakan kampung pangan halal sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi makanan yang halal.

“Allah memerintah kepada seluruh umat manusia untuk memakan makanan dan meminum air yang halal,” katanya.
(apr)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Uncategorized

Produk Organik Indonesia Diminati di Inggris

Published

on

Produk organik dari Indonesia berupa makanan, dan produk vegan serta obat-obatan hingga kosmetika diminati pasar Inggris.

Ekbis.co.id, London – Produk organik dari Indonesia berupa makanan, dan produk vegan, serta obat-obatan hingga kosmetika diminati pasar Inggris dengan berpartisipasinya empat pengusaha produk organik, yaitu PT. Coco Sugar Indonesia, PT. Hijau Bali Sejahtera, PT. Agradaya dan Natural Fiber Globalindo-Samara Farm Indonesia dalam pameran “Natural Organic Products Europe (NOPE) 2019”.

Pameran berlangsung di gedung pameran Excel London dipadati ribuan warga Inggris dan Eropa yang tertarik dengan produk organik yang dipromosikan, demikian Pensosbud KBRI London, Okky Diane Palma kepada Antara London, Jumat.

Dikatakannya, pameran Natural Organic Products Europe (NOPE) 2019 merupakan ajang promosi business to business yang selalu ditunggu setiap tahunnya sebagai “one stop shopping event” bagi importir, distributor, buyer dan supermarket besar Eropa termasuk Inggris.

Pameran yang berlangsung selama dua hari pada 7 dan 8 April 2019 diikuti sekitar 700 exhibitor dengan beragam cluster.

Kehadiran empat perusahaan Indonesia dalam pameran tersebut merupakan hasil kerja sama KBRI London dengan Kementerian Perdagangan Indonesia dan Bank Mandiri.

Selama dua hari, stand Indonesia tidak pernah sepi pengunjung. Adapun produk organik yang dipasarkan terdiri dari gula kelapa organik, kecap asin organik, madu alami, bee polen, produk makanan olahan dan minuman siap seduh dari rempah-rempah khas Indonesia dan beragam bumbu dasar dapur olahan.

Melalui pemberian sample product dan tasting, pengunjung stand Indonesia juga dikenalkan dengan ragam produk organik Indonesia.

Wakil Kepala Perwakilan KBRI London, Adam Tugio menjelaskan, keikutsertaan Indonesia merupakan upaya konsisten KBRI London untuk menggarap pasar organik di Inggris, khususnya di sektor makanan dan minuman.

Trend hidup sehat di kalangan warga Inggris dan majunya industri produk organik di Indonesia membuka kesempatan bagi para pengusaha untuk masuk ke pangsa pasar Inggris. Diharapankannya, potensi produk natural Indonesia selain makanan juga dapat masuk ke pasar Inggris karena produk Tanah Air “by default is organic”, ujarnya .

Beberapa produk organik Indonesia yang mencuri perhatian pengunjung adalah gula kelapa (coconut sugar), Morinaga (daun kelor) dan tepung minuman berasal dari kunyit.

Produk organik dari perusahaan Indonesia termasuk produk yang unik dan sangat diminati pasar Inggris. “Sumber dan kualitas produk yang masih alami ditambah dengan cerita dibalik masing-masing produk membuat Indonesia dilirik sebagai produsen yang spesial dan unik”, ujar salah satu buyer supermarket produk organik terbesar di Inggris yang berkunjung ke stand Indonesia. (zey)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Uncategorized

Pertamina Resmikan Depot Pengisian Udara di Kepulauan Nias

Published

on

Pertamina meresmikan Depot Pengisian Pesawat Udara Binaka di Kepulauan Nias, Sumut, Selasa (9/4/2019).

Ekbis.co.id, Jakarta – PT Pertamina meresmikan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Binaka, Gunung Sitoli, Kepulauan Nias untuk menggerakkan ekonomi daerah.

Pada Januari hingga Maret 2019, konsumsi avtur di wilayah Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menurun sebesar 21,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu, berdasarkan data yang diterima Antara di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Bandara Binaka rata-rata hanya melayani tujuh kali penerbangan setiap hari dari Kualanamu, Minangkabau dan Cengkareng. Sehingga konsumsi avturnya pun tidak terlalu signifikan.

Senior Vice President Corporate Marketing Bussiness Pertamina, Kusnendar, menjelaskan bahwa pengoperasian DPPU Binaka merupakan bagian dari proyek pembangunan dan pengembangan DPPU yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Sebagai perusahaan energi milik bangsa, Pertamina melayani avtur di 67 bandara di seluruh Indonesia. Termasuk bandara di daerah-daerah terluar, terdepan dan tertinggal (3T) seperti Nias,” ujar Kusnendar.

Sementara itu, Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina pada pertumbuhan ekonomi di Nias melalui akses energi khususnya Avtur. “Harapan saya dengan beroperasinya DPPU, pasokan avtur dapat terus terjaga. Sehingga berdampak positif pada kemajuan ekonomi di Kepulauan Nias,” tutur Arosokhi.

DPPU Binaka memiliki kontribusi penjualan sebanyak rata-rata 1.000 liter per hari. DPPU ini memiliki tangki modular dengan total kapasitas 53.000 liter. DPPU ke-12 di wilayah Pertamina MOR I ini, mendapat pasokan avtur dari DPPU Kualanamu Medan.

Kusnendar menambahkan, Pertamina tak sekedar berhitung rupiah dalam menjalankan bisnis avtur. Itu sebabnya Pertamina mengoperasikan DPPU di wilayah-wilayah 3T yang jarang dilirik badan usaha lain. Beroperasinya DPPU Binaka, Kepulauan Nias Pertamina mendorong percepatan pembangunan di wilayah itu.

Tahun lalu bandara Binaka melayani sekitar lebih dari 300.000 penumpang. Adapun maskapai yang beroperasi di bandara Binaka yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Wings Air dan Aviastar Mandiri.

Nias memang terus menggenjot pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Tahun 2017, jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Nias tercatat 40.000 wisatawan. Tahun ini, target kunjungan wisatawan ke Nias sekitar 100.000 orang. (asn)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending