Connect with us

ENERGI

Dirjen : B100 Ciptakan Peluang Pasar Baru bagi Pekebun Sawit

Published

on

Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Kasdi Subagyono saat memberikan keterangan di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Ekbis.co.id, Jakarta – Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Kasdi Subagyono menilai pemanfaatan bahan bakar biodiesel dengan kadar minyak nabati 100 persen atau B100 menciptakan peluang pasar baru bagi pekebun sawit.

“Ini menciptakan peluang pasar baru bagi pekebun sawit, karena ada peningkatan konsumsi dalam negeri yang lebih besar sehingga dibutuhkan volume crude palm oil atau CPO (minyak sawit) yang cukup besar,” ujar Kasdi kepada Antara di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Ia menjelaskan industri biodiesel akan diisi hasil pekebun sawit.

“Bagi pekebun ini menciptakan peluang pasar karena pendapatan dan kesejahteraan pekebun akan meningkat,” tuturnya.

Pada Senin inii, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menggelar peluncuran (soft launching) sekaligus menguji coba secara perdana bahan bakar B100 untuk traktor dan mobil penumpang.

Mentan menjelaskan bahwa tujuan dari pengembangan biodiesel ini adalah menghemat devisa, mendorong energi ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani khususnya petani sawit.

Selain itu, Mentan berharap dalam waktu lima tahun B100 sudah bisa diproduksi secara massal oleh Indonesia serta menjadi energi baru terbarukan yang merupakan solusi terbaik untuk masa depan yang tidak hanya bagi Indonesia namun juga dunia.

Saat ini B100 dibuat di bagian penelitian dan pengembangan Kementan dan diujicobakan pada 50 mobil dan traktor.

Biodiesel adalah bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari bahan alami yang terbarukan seperti minyak nabati.

Karena memiliki sifat fisik yang sama dengan minyak solar, biodiesel dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti untuk kendaraan-kendaraan bermesin diesel.

Selama ini, biodiesel masih dicampur minyak nabati dengan bahan bakar minyak dengan perbandingan tertentu, seperti B20.

Tapi, dengan teknologi pengembangan B100, biodiesel mengandung 100 persen bahan alami, tanpa dicampur dengan BBM. (aji)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

ENERGI

Efisiensikan Sektor Hulu, Pertamina Luncurkan Aplikasi PertafloSIM

Published

on

Peluncuran aplikasi PertafloSIM dari Pusat Riset dan Teknologi PT Pertamina oleh Direktur Perencanaan, Investasi, dan Manajemen Risiko Pertamina Heru Setiawan dan Direktur Hulu Dharmawan H Samsu di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Ekbis.co.id, Jakarta – PT Pertamina (Persero) meluncurkan PertafloSIM, sebuah aplikasi penghitung aliran minyak dan gas (migas) dalam pipa sejak dari dasar sumur hingga ke permukaan dan titik serah atau titik jual (sales point) dalam rangka efisiensi di sektor hulu.

“Pertamina saat ini sedang mengembangkan jaringan perpipaan yang luas pada blok-blok terminasi, sehingga software ini sangat mendukung efisiensi di sektor hulu,” ujar Direktur Perencanaan, Investasi, dan Manajemen Risiko (PIMR) Pertamina, Heru Setiawan dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Heru menjelaskan bahwa inovasi software ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk melakukan efisiensi khususnya di sektor hulu, karena biayanya jauh lebih hemat dibanding software komersial dengan sistem sewa lisensi yang sebelumnya digunakan Pertamina.

“Software ini sudah diterapkan pada ujicoba di Lapangan Tambun yang memiliki jaringan lengkap mulai dari dry gas, black oil, dan model multiphase compositional,” tuturnya.

Dia juga menambahkan bahwa PertafloSIM merupakan kebanggaan karena hasil inovasi anak negeri sendiri. Kinerjanya sudah divalidasi dengan data lapangan-lapangan di Indonesia, dan berhasil memberikan solusi terhadap masalah operasi yang ada.

PertafloSIM juga telah dipresentasikan kepada SKK Migas dan Direktorat Hulu yang akan menjadi potensi pengguna paling besar mulai dari Upstream Technical Center, Eksploitasi Pertamina EP, Asset-1, Asset-2, Asset-3, Asset-4, dan Asset-5 Pertamina EP, Pertamina Hulu Energi, dan Pertamina Hulu Mahakam.

PertafloSIM merupakan hasil riset dan kajian yang panjang antara Pertamina dengan ITB. Awalnya, software ini dikembangkan di sebuah mesin pemrograman, kemudian sejak tahun 2016 muncul ide untuk membuat software dalam sebuah Graphical User Interface yang lengkap berisi modul-modul yang dibutuhkan yang akan menjadi alat kerja engineer sehari-sehari. Pada tahun 2016, usulan nama software adalah Pertaflo, dan di awal tahun 2019 disepakati seluruh pihak nama software ini menjadi PertafloSIM.

“Sejak 18 tahun lalu Pertamina bekerjasama dengan ITB mengembangkan software perhitungan aliran minyak dan gas dalam pipa. Motivasinya adalah bagaimana memecahkan permasalahan-permasalahan di lapangan melalui model matematika dan simulasi,” kata Heru.

Ke depan, PertafloSIM rencananya akan digunakan secara intensif di lingkungan Pertamina sehingga terwujud efisiensi biaya produksi dan terciptanya potensi perusahaan dalam mengembangkan teknologi sendiri. (aji)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

ENERGI

PLN Babel Siaga Jelang Pemungutan Suara

Published

on

PLN Wilayah Bangka belitung meningkatkan kesiapsiagaan untuk memastikan terpenuhi pasokan menjelang pemungutan suara dalam Pemilihan Umum tahun 2019.

Ekbis.co.id, Pangkalpinang – PT Perusahaan Listrik Negara Wilayah Bangka belitung meningkatkan kesiapsiagaan untuk memastikan terpenuhi pasokan menjelang pemungutan suara dalam Pemilihan Umum tahun 2019.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Babel Abdul Mukhlis kepada Antara di Pangkalpinang, Selasa (16/4/2019), mengatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama penyelenggara Pemilu 2019.

“Kami siaga penuh untuk mendukung kelancaran Pemilu,” katanya.

Abdul Mukhlis menjelaskan, selain meningkatkan keandalan jalur distribusi, PLN juga menyiapkan back up berupa genset di seluruh kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kantor Panitia Pemilihan Kecamatan di Provinsi Babel.

Selain genset, PLN juga menyiapkan Uninterruptible Power Supply (UPS) atau baterai sementara yang dapat digunakan untuk mengalirkan pasokan listrik meski terjadi pemadaman.

Dengan keberadaan dan pemanfaatan UPS tersebut, penyelenggara pemilu tetap dapat menjalankan tugasnya meski terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam distribusi pasokan listrik.

“Kami tidak menginginkan adanya pemadaman. Namun jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, komputer KPU masih tetap bisa menyala,” katanya.

Sedangkan untuk di TPS, petugas PLN akan berkeliling untuk memantau situasi dan akan memberikan penanganan jika terjadi masalah kelistrikan di lapangan.

“Jumlah TPS cukup banyak sehingga petugas kita berkeliling untuk memantau situasi,” ujar Abdul Mukhlis.

Bentuk kesiapsiagaan PLN juga diwujudkan melalui koordinasi dengan pihak kepolisian yang menyiagakan personelnya di berbagai lokasi pembangkit listrik.

Terjadinya pemadaman listrik di wilayah kerja PLN Babel lebih disebabkan peristiwa alam seperti yang terjadi pada Senin (15/4).

Pemadaman listrik itu terjadi karena adanya petir yang menyambar instalasi pembangkit di kawasan Air Anyir, Bangka sehingga mengganggu distribusi pasokan listrik ke sejumlah daerah.

Namun pihaknya langsung bergerak cepat untuk memperbaiki kerusakan sehingga pasokan listrik dapat dialirkan. “Kita terus siaga sambil memperbaiki dan meningkatkan keandalan pasokan,” ujar Abdul Mukhlis. (wan)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

ENERGI

Aprobi Targetkan Uji Coba B30 Selesai Oktober

Published

on

Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan.

Ekbis.co.id, Jakarta – Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) menargetkan uji coba atau “road test” penggunaan bahan bakar nabati kelapa sawit untuk campuran solar sebesar 30 persen atau B30 dapat selesai pada Oktober 2019.

“B30 diharapkan selesai Oktober. Sekarang uji jalan sedang dilakukan dengan mengikutsertakan Ditjen Migas, BPPT, Gaikindo, ITB, Pertamina dan kami sendiri,” kata Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan di sela-sela kegiatan Pembekalan Journalis Fellowship di Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Paulus menjelaskan sejauh ini Aprobi sudah melakukan uji jalan sejauh 40 ribu kilometer untuk memastikan penggunaan dan pengaruh biodiesel terhadap stabilisasi kendaraan.

Ia menjelaskan bahwa dalam uji coba, biofuel akan diuji terhadap emisi kendaraan, efisiensi dengan perbandingan menggunakan solar biasa, kemampuan pelumas terhadap bahan bakar dan pengaruhnya terhadap mesin.

Dengan selesainya uji coba pada Oktober, diharapkan implementasi penggunaan biodiesel 30 persen bisa dilakukan secara publik pada 2020. Pemanfaatan B30 sudah dilakukan lebih dahulu di sektor pembangkit listrik sejak Januari 2016.

“Pemanfaatan biodiesel untuk transportasi sebesar 60 persen, sisanya pada alat berat, pembangkit dan lainnya,” kata Paulus.

Peta jalan penggunaan biodiesel ini diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 32 Tahun 2008 tentang Penyediaan, Pemanfaatan Dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) Sebagai Bahan Bakar Lain.

Lewat pengembangan B30, Paulus menargetkan penggunaan CPO untuk bahan bakar di dalam negeri mencapai 9 juta kiloliter atau setara dengan 7,8 juta ton sawit. Pada pengembangan B20, serapan CPO ditargetkan sebesar 6,2 juta kiloliter atau setara 5,4 juta ton.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat penyerapan biodiesel di dalam negeri mencapai 1,2 juta ton, yakni 552.000 ton pada Januari 2019 dan 648.000 ton pada Februari 2019. (mdg)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending