Connect with us

PROPERTI

Perum Jamkrindo Pimpin Kegiatan Padat Karya di Ciamis

Published

on

Perum Jamkrindo bersinergi dengan PT LEN Industri dan PT Indofarma gelar kegiatan padat karya di Desa Sandingtaman, Ciamis, Jawa Barat.

Ekbis.co.id, Jakarta – Perum Jamkrindo sebagai koordinator pelaksana Dalam rangka menyambut HUT Kementerian BUMN ke 21, bersinergi dengan PT LEN Industri (Persero), dan PT Indofarma (Persero) Tbk dalam melakukan kegiatan padat karya di Desa Sandingtaman, Ciamis, Jawa Barat.

“Peran BUMN selain berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional juga memiliki peran dalam pembangunan sosial di masyarakat dengan beragam program untuk memberdayakan masyarakat yang bertujuan pada peningkatan taraf hidup masyarakat,” tutur Direktur Keuangan Perum Jamkrindo I. Rusdonobanu dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Rusdono menjelaskan bahwa semangat HUT Kementerian BUMN kali ini ingin memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya untuk negeri.

Sinergi BUMN yang bertajuk BUMN Hadir Untuk Negeri ini melibatkan 1.000 orang warga Desa Sandingtaman dan juga ratusan milenial BUMN.

“Para millenial BUMN juga turut terlibat langsung dalam acara bersih-bersih bersama dengan warga,” kata Rusdono.

Rangkaian acara terdiri dari program padat karya berupa bersih-bersih kampung, penyerahan bantuan perbaikan sarana sekolah, bantuan renovasi masjid, serta penyediaan pangan murah.

Adapun bantuan bina lingkungan lainnya yang diberikan di Desa Sandingtaman ialah berupa perbaikan sarana dan prasarana sekolah senilai Rp120 juta yang ditujukan untuk di tiga sekolah dasar. Selain itu ada bantuan renovasi rumah ibadah sebesar Rp10 juta.

Kegiatan padat karya ini dihadiri pula oleh Camat Kecamatan Panjalu H. Erwin Hermawan dan Kepala Desa Sandingtaman Tatang Rohendi serta para kepala dusun dan juga perangkat desa.

Secara terpisah Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto sangat antusias dengan kegiatan ini, kegiatan ini mencerminkan BUMN hadir untuk negeri dan untuk rakyat melalui kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh semua BUMN untuk meriahkan HUT Kementeriam BUMN yang ke 21.

“ini merupakan komitmen serta wujud nyata peran Perum Jamkrindo untuk terus berperan aktif dalam pembangunan sebagai bentuk kerja nyata BUMN,” katanya. (aji)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PROPERTI

SMF Mengaku Konservatif, Hanya Targetkan Laba Tumbuh 10 Persen

Published

on

Direktur Utama PT. SMF Ananta Wiyogo.

Ekbis.co.id, Jakarta – BUMN pembiayaan sekunder perumahan PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero mengaku masih konservatif untuk ekspansi pembiayaan di 2019 yang ditunjukkan dengan target pertumbuhan laba bersih yang relatif sama dengan 2018 yaitu sekitar 10 persen.

Direktur Utama PT. SMF Ananta Wiyogo di Jakarta, Rabu (10/4/2019), mengatakan pihaknya masih memandang gejolak pasar keuangan global masih akan membayangi kinerja bisnis di tahun 2019.

Oleh karena itu, Ananta tidak ingin terlalu sesumbar untuk mendongkrak target pertumbuhan laba, meskipun ekspektasi biaya pendanaan yang mahal di tahun ini telah terkikis karena berubahnya ekspektasi kenaikan suku bunga Bank Sentral AS, The Federal Reserve, yang pada 2018 membebani kinerja perseroan.

“Kami tidak 100 persen setuju dengan meredanya tekanan ekonomi global. Kami masih konservatif, kita coba sesuaikan target dengan keinginan pemegang saham,” ujar Ananta.

Pada 2018, laba bersih SMF meningkat 10 persen menjadi Rp437 miliar dari Rp397 miliar di 2017. Perolehan laba itu melampaui target di RKAP SMF yang sebesar Rp411 miliar. “Kami punya 2019 ya kurang lebih sama pertumbuhannya dengan 2018,” ujar dia.

Laba itu antara lain ditopang pendapatan SMF pada 2018 yang tercatat sebesar Rp1,34 triliun.

Untuk meraih target laba pada 2019, perseroan membidik penyaluran pembiayaan pada tahun ini sebesar Rp10 triliun, dengan pendanaan dari penerbitan surat utang sebesar Rp9,8 triliun dan sekuritisasi sebesar Rp2,2 triliun. Sementara aset SMF hingga akhir 2018, sudah terkumpul Rp19,4 triliun.

Terdapat empat inisiatif program strategis SMF di tahun ini. Ananta menjelaskan program pertama adalah SMF harus bisa menurunkan beban fiskal pemerintah, dalam penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Kemudian, program kedua adalah pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah bagi masyarakat yang terdampak bencana alam. Program ketiga, adalah revitalisasi daerah kumuh di hampir setiap kota besar di Indonesia. Dan, program keempat adalah penyaluran pembiayaan untuk pembangunan hunian sewa (homestay) di daerah-daerah tujuan pariwisata. (iap)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PROPERTI

Tingkat Hunian Hotel di Lampung Naik

Published

on

Tingkat Hunian Hotel Di Lampung Naik.

Ekbis.co.id, Bandarlampung – Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Bandarlampung, Provinsi Lampung, selama Februari 2019 mencapai posisi 54,44, naik 9,12 poin dibandingkan Januari 2019 yang tercatat 45,32 persen.

“Jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang selama Februari 2019 juga naik dibandingkan bulan lalu,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Rabu (10/4/2019).

Ia menyebutkan, jumlah tamu itu mencapai 43.403 orang, terdiri atas 216 tamu asing dan 43.187 tamu domestik.

Kondisi tersebut, lanjutnya, mengalami kenaikan sebanyak 4.919 orang (12,78 persen) dibandingkan Januari 2019 yang tercatat 38.484 orang.

Menurutnya, rata-rata lama tamu menginap hotel berbintang selama Februari 2019 tercatat 1,55 hari, mengalami kenaikan sebesar 0,19 hari dibandingkan bulan Januari 2019 yang tercatat sebesar 1,36 hari. (aws)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PROPERTI

Tumbuhkan Minat Riset, Indofood Berikan Dana Penelitian Mahasiswa

Published

on

Program IRN merupakan program pemberian beasiswa bagi mahasiswa S1 yang akan menyelesaikan skripsi.

Ekbis.co.id, Bandung – PT Indofood CBP Sukses Tbk (Indofood CBP) meluncurkan program Indofood Riset Nugraha (IRN) periode 2019-2020 dengan tema ‘pengembangan sistem pangan berkelanjutan berbasis potensi dan kearifan lokal untuk peningkatan kecerdasan,kesehatan dan prestasi bangsa’ di Gedung Auditorium Ipteks ITB, Jl. Taman Sari Bandung, Senin (8/4/2019).

General Manager PT Indofood CBP Sukses Tbk (Indofood CBP) Divisi Noodle Bandung, Udin Chen, mengatakan, ketahanan pangan menjadi prioritas bangsa. ”Semua pihak bersma-sama menjalankan tanggung jawab ketahanan nasional yang mandiri dan berdaulat. Sebagai salah satu produksi pangan terbesar di Indonesia, Indofood menyadari pentingnya aspek pendidikan di Indonesia dan terus membangun kerjasama dengan dunia akademika ya salah satunya dengan mewujudkan program IRN,” ujar Udin.

Udin menambahkan, sosialiasi program IRN sengaja digelar di ITB Bandung. ”Program IRN ini merupakan program pemberian beasiswa bagi mahasiswa S1 yang akan menyelesaikan skripsi. Selain bandung, kami juga sebarkan program IRN ini ke Semarang dan Madura, Demikian juga untuk Indonesia timur seperti Manokwari, Ternate, Lombok dan tahun lalu Kupang, Banjarmasin, Mataram. Sementara, untuk IRN 2019-2020 ini kami fokuskan ke Palangkaraya dan Palu,” tambah Udin.

Sementara itu, Wakil Kepala Divisi Corporate Communications Indofood, Stevanus Indrayana, mengatakan, secara konsisten Indofood terus berupaya menumbuhkan minat riset di kalangan generasi muda. ”Kami meyakini bahwa riset adalahs alah satu instrument penting untuk mengatasi permasalahan yang adadan menghasilkan innovasi-inovasi nyang berguna bagi kehidupan kita,” kata Stevanus.

Menurut Stevanus, penerima dana IRN juga mendapatlan pendampingan selama penelitian dari pakar IRN. ”Yang terdiri atas pakar berbagai bidang dan diketuai oleh Prof. Dr.Ir.Purwiyatno Hariyadi, MSc. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2006, program IRN telah menerima sekitar 5.000 proposal dan mendanai lebih dari 750 penelitian mahasiswa,” tutur Stevanus.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof.Ir.Bermawi Priyatna Iskandar, M.Sc.,Ph.D., menyambut baik sosialisasi program IRN. ”Saya berharap Indofood bukan hanya memberikan beasiswa penelitian bagi para mahasiswa S1 tapi juga memberikan kesempatan kepada para mahasiwa untuk mengaplikasikan segala gagasan,” kata Prof Bermawi.

Perwakilan tim pakai IRN, Winarti, menjelaskan, tingginya harga pangan dan kelangkaan pangan cukup menyulitkan pemerintah. Akibatnya warga kesulitan, secara umum ini akan mengakibatkan harga pangan melonjak tajam.

”Perlu dibenahi dengan keberlanjutan ekonomi lokal, sistem pangan lokal akan membantu masyarakat. IRN juga memperluas semua disiplin sistem pangan. IRN merupakam suatu kepedulian dalam mengembangkan riset khsususnya bagi mahasiswa S1,” jelas Winarti

”Dalam hal ini Indofood sebagai pioner dalam proram IRN berharap melalui program penelitian IRN ini memberi manfaat bagi masyarakat luas dan saya ucapkan selamat meneliti semoga dengan sosialisasi program IRN bisa memudahkan peserta untuk mengikuti program IRN 2019-2020,” pungkasnya. (tim)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending