Connect with us

PROPERTI

Perusahaan Pembiayaan Ini Permudah Masyarakat dan Mahasiswa Sewa Properti

Published

on

CEO Cicilsewa Hendry Oktavianus (tengah) saat menggelar pameran pada Indonesia Properti Expo di Jakarta.

Ekbis.co.id, Jakarta – Perusahaan multifinance Cicilsewa menawarkan solusi pembayaran sewa properti yang lebih mudah kepada masyarakat dan mahasiswa.

Cicilsewa akan membantu masyarakat untuk menyewa properti dengan pembayaran bulanan. Dengan sistem ini, kebutuhan penyewa untuk memiliki hunian yang layak, akan lebih ringan tanpa harus membayar sewa yang besar di awal.

“Cicilsewa hadir untuk membantu mengatasi kesenjangan di pasar properti ini, memenuhi kebutuhan individu yang tidak ingin atau belum bisa berkomitmen untuk kepemilikan property tetapi tidak memiliki sarana untuk memenuhi pembayaran di muka 12 bulan untuk rental property,” kata CEO Cicilsewa Hendry Oktavianus di Jakarta dalam keterangan resminya, Senin (11/2/2019).

Dia menjelaskan bahwa ketika pelanggan Cicilsewa mendapatkan kesepakatan pada properti rental pilihan mereka, Cicilsewa akan membantu mendanai biaya sewa properti.

Pelanggan cukup menyerahkan deposit, dan lalu membayar cicilan bulanannya ke Cicilsewa selama periode yang disepakati.

“Dengan Cicilsewa kita berharap para pekerja, mahasiswa, wiraswasta dan semuanya, mampu menyewa properti di lingkungan yang lebih baik. Kita juga berharap, dengan Cicilsewa ini mereka akhirnya akan mampu menyewa di tempat yang lebih dekat dengan aktifitas mereka(less commute), sehingga kualitas hidupnya akan lebih baik, dan akhirnya kami juga dapat membantu pemerintah mengurangi kemacetan lalu lintas,” ujar Hendry.

Sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 2018, Cicilsewa telah menggandeng agen-agen properti berpengalaman yang telah berhasil membantu banyak para penyewa rumah, apartemen, dan ruko, untuk menyewa property impian mereka, di area Jabodetabek.

Dengan rencana Cicilsewa untuk memperluas layanan di luar area Jabodetabek, maka Cicilsewa berharap dapat membantu mengubah wajah properti sewaan di Indonesia. (aji)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

PROPERTI

Hari Ini 23 Mei, Obligasi Jaya Ancol (PJAA) Jatuh Tempo

Published

on

PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) bergerak di bidang real estat dan pariwisata.

Ekbis.co.id, Jakarta – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar pada Kamis 23 Mei 2019.

Berdasarkan keterbukaan informasi Rabu (22/5/2019) obligasi yang dimaksud merupakan obligasi berkelanjutan I PJAA tahap II tahu 2018 seri A. Terhitung sejak 23 Mei 2019, obligasi tersebut tidak tercatat dan tidak bisa diperdagangkan lagi di Bursa Efek Indonesia.

Adapun PJAA sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya siap membayar obligasi senilai Rp355,82 miliar kepada PT Bank Permata Tbk. (BNLI).

Direktur Pembangunan Jaya Ancol Daniel Nainggolan menyampaikan perseroan mendapat surat dari PT Bank Permata Tbk. pada 26 April 2019.

Surat tersebut menyangkut konfirmasi kesiapan dana pembayaran pokok seri A dan bunga ke-4 obligasi berkelanjutan I Jaya Ancol tahap II tahun 2018 seri B.

“Kami menyampaikan dengan ini siap melaksanakan pembayaran bunga tersebut senilai Rp355.818.750.000,” papar Daniel.

Pembayaran bunga tersebut akan dilakukan sesuai tanggal yang tercantum dalam surat dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Bukti transfer juga akan disampaikan ke KSEI.

Per Maret 2019, Ekuitas perseroan naik menjadi Rp2,14 triliun dari sebelumnya Rp2,12 triliun. Total aset mencapai Rp4,35 triliun, terkoreksi tipis dari akhir 2018 senilai Rp4,36 triliun.

Pendapatan perusahaan mencapai Rp266,64 miliar, turun dari posisi per Maret 2018 sebesar Rp279,61 miliar. Laba bersih pun merosot menuju Rp10,11 miliar dari sebelumnya Rp39,82 miliar. (*)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PROPERTI

REI Dorong Faktor Penting dalam Bangun Ibu Kota Baru

Published

on

Ketua Umum Realestat Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata.

Ekbis.co.id, Jakarta – Persatuan pelaku properti, Realestat Indonesia atau REI siap mendukung pemerintah yang berencana membangun Ibu Kota Negara di luar Pulau Jawa. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pemerintah dalam pengembangan kota baru tersebut.

Ketua Umum REI, Soelaeman Soemawinata mengatakan, pertama yang harus diperhatikan adalah aspek geografis yang mencakup perhitungan potensi bencana, kondisi tanah, hingga ketersediaan infrastruktur dalam membangun Ibu Kota Negara (IKN) tersebut.

“Ibu kota baru itu, baiknya tidak jauh dari pelabuhan. Itu akan membuat, biaya logistik untuk pengembang tidak terlalu mahal,” kata dia dalam acara buka puasa bersama DPP REI di Jakarta, Rabu malam, 22 Mei 2019.

Kedua, lanjutnya, dalam menciptakan IKN dibutuhkan payung hukum yang kuat, sehingga pengerjaan proyek memiliki kejelasan hukum.

“Lalu (ketiga), dibutuhkan insentif-insentif bagi swasta yang menjadi pionir dan membiayai sendiri dalam pembangunan kota baru tersebut,” ujar pria yang akrab dipanggil Eman ini.

Keempat, terkait jaminan pengadaan tanah. Artinya, pemerintah harus mampu mengontrol harga tanah, sehingga swasta tidak berspekulasi untuk membeli tanah di situ. “Ini juga sangat penting bagi pengembang,” kata dia. (*)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PROPERTI

Pencarian Rumah Lewat Internet saat Sahur Meningkat di Bulan Ramadhan

Published

on

Pencarian rumah atau properti lewat internet tercatat mengalami peningkatan di tiga waktu tertentu di bulan Ramadhan.

Infopasarmodal.id, Jakarta – Pencarian rumah atau properti lewat internet tercatat mengalami peningkatan di tiga waktu tertentu di bulan Ramadhan.

Head of Real Estate Category OLX Indonesia Ignasius Ryan Hasim dalam paparan di Jakarta, Senin (13/5/2019), menyebut ketiga waktu yang mengalami peningkatan itu antara lain setelah sahur, saat jam makan siang serta setelah tarawih.

“Di bulan Ramadhan, calon pembeli mencari rumah saat setelah sahur, siang hari saat istirahat makan siang dan setelah tarawih. Ini kami melihat ada lonjakan,” katanya.

Ignasius menuturkan, berdasarkan data yang dihimpun dari jejak pencarian di “e-commerce” itu, dibandingkan pencarian calon pembeli pada 30 April 2019 atau sebelum Ramadhan dengan 7 Mei 2019 atau setelah Ramadhan.

“Hitungan kasar, saat Ramadhan, pencarian mencapai hingga 70 ribu pencarian. Itu di jam 04.00-04.30 atau setelah sahur,” katanya.

Jumlah pencarian itu, naik hingga hampir tiga kali lipat dibandingkan pencarian di jam yang sama sebelum Ramadhan yang hanya mencapai 25 ribu pencarian.

“Peningkatannya hampir tiga kali lipat, ini yang paling signifikan,” kata Ignasius.

Sementara itu, pencarian properti juga mengalami peningkatan di jam makan siang selama bulan Ramadhan.

“Peningkatannya dari hari biasa sekitar 125 ribu pencarian menjadi 140 ribu pencarian,” katanya.

Sedangkan pencarian paling tinggi terjadi di waktu setelah tarawih sekitar pukul 20.30 dari hari biasa sekitar 140 ribu menjadi 150 ribu pencarian.

“Jumlahnya memang paling tinggi setelah tarawih tapi peningkatan paling tinggi setelah sahur,” katanya. (aij)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending