Connect with us

PROPERTI

Kementerian PUPR Lakukan Penataan Kawasan Wisata Mandalika

Published

on

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Ekbis.co.id, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penataan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur yang disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/2/2019).

Salah satunya adalah penataan kawasan wisata di Desa Kuta dan Dusun Gerupuk, Desa Sengkol, Mandalika, Lombok Tengah yang menjadi salah satu tujuan wisatawan.

Desa Kuta menawarkan wisata budaya dan keindahan Pantai Kuta Mandalika dan menjadi lokasi wisatawan untuk berselancar ataupun snorkeling.

Penataan di Desa Kuta yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya diantaranya membangun landmark Desa Kuta dengan desain patung peselancar semakin memperkuat identitasnya sebagai tempat yang baik untuk berselancar. Akses 6 ruas jalan lingkungan, pedestrian dan saluran drainase juga dibenahi sehingga memperlancar konektivitas ke lokasi wisata.

Kementerian PUPR juga membangun Ruang Terbuka Publik (RTP) berupa taman yang dilengkapi sarana bermain anak-anak yang dapat dinikmati warga sekitar dan wisatawan menambah kenyamanan dan kerapihan desa.

Selain di Desa Kuta, Kementerian PUPR juga memperbaiki jalan lingkungan di Dusun Gerupuk, Desa Sengkol yang juga memiliki pantai indah. Tahun 2019, di Dusun Gerupuk akan dilakukan penataan kawasan berupa pembangunan gerbang, arena skateboard, bangunan nelayan, arena olahraga dan amphiteather.

Pekerjaan Penataan Kawasan Wisata di kedua desa tersebut dilakukan secara bertahap yakni sejak 22 Mei 2017 hingga 13 Oktober 2018 dengan anggaran total Rp 43,30 miliar.

Dengan adanya penataan kawasan dan semakin baiknya fasilitas di Mandalika, akan semakin banyak juga wisatawan yang berkunjung mendukung target 20 juta wisatawan ke Indonesia. Disamping itu lama tinggal wisatawan di kedua desa tersebut juga diharapkan menjadi lebih lama, sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat lokal.

Wilayah Mandalika sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu dari sepuluh KSPN atau “Bali Baru” yang dikembangkan Pemerintah. (aji)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

PROPERTI

Hari Ini 23 Mei, Obligasi Jaya Ancol (PJAA) Jatuh Tempo

Published

on

PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) bergerak di bidang real estat dan pariwisata.

Ekbis.co.id, Jakarta – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar pada Kamis 23 Mei 2019.

Berdasarkan keterbukaan informasi Rabu (22/5/2019) obligasi yang dimaksud merupakan obligasi berkelanjutan I PJAA tahap II tahu 2018 seri A. Terhitung sejak 23 Mei 2019, obligasi tersebut tidak tercatat dan tidak bisa diperdagangkan lagi di Bursa Efek Indonesia.

Adapun PJAA sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya siap membayar obligasi senilai Rp355,82 miliar kepada PT Bank Permata Tbk. (BNLI).

Direktur Pembangunan Jaya Ancol Daniel Nainggolan menyampaikan perseroan mendapat surat dari PT Bank Permata Tbk. pada 26 April 2019.

Surat tersebut menyangkut konfirmasi kesiapan dana pembayaran pokok seri A dan bunga ke-4 obligasi berkelanjutan I Jaya Ancol tahap II tahun 2018 seri B.

“Kami menyampaikan dengan ini siap melaksanakan pembayaran bunga tersebut senilai Rp355.818.750.000,” papar Daniel.

Pembayaran bunga tersebut akan dilakukan sesuai tanggal yang tercantum dalam surat dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Bukti transfer juga akan disampaikan ke KSEI.

Per Maret 2019, Ekuitas perseroan naik menjadi Rp2,14 triliun dari sebelumnya Rp2,12 triliun. Total aset mencapai Rp4,35 triliun, terkoreksi tipis dari akhir 2018 senilai Rp4,36 triliun.

Pendapatan perusahaan mencapai Rp266,64 miliar, turun dari posisi per Maret 2018 sebesar Rp279,61 miliar. Laba bersih pun merosot menuju Rp10,11 miliar dari sebelumnya Rp39,82 miliar. (*)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PROPERTI

REI Dorong Faktor Penting dalam Bangun Ibu Kota Baru

Published

on

Ketua Umum Realestat Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata.

Ekbis.co.id, Jakarta – Persatuan pelaku properti, Realestat Indonesia atau REI siap mendukung pemerintah yang berencana membangun Ibu Kota Negara di luar Pulau Jawa. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pemerintah dalam pengembangan kota baru tersebut.

Ketua Umum REI, Soelaeman Soemawinata mengatakan, pertama yang harus diperhatikan adalah aspek geografis yang mencakup perhitungan potensi bencana, kondisi tanah, hingga ketersediaan infrastruktur dalam membangun Ibu Kota Negara (IKN) tersebut.

“Ibu kota baru itu, baiknya tidak jauh dari pelabuhan. Itu akan membuat, biaya logistik untuk pengembang tidak terlalu mahal,” kata dia dalam acara buka puasa bersama DPP REI di Jakarta, Rabu malam, 22 Mei 2019.

Kedua, lanjutnya, dalam menciptakan IKN dibutuhkan payung hukum yang kuat, sehingga pengerjaan proyek memiliki kejelasan hukum.

“Lalu (ketiga), dibutuhkan insentif-insentif bagi swasta yang menjadi pionir dan membiayai sendiri dalam pembangunan kota baru tersebut,” ujar pria yang akrab dipanggil Eman ini.

Keempat, terkait jaminan pengadaan tanah. Artinya, pemerintah harus mampu mengontrol harga tanah, sehingga swasta tidak berspekulasi untuk membeli tanah di situ. “Ini juga sangat penting bagi pengembang,” kata dia. (*)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PROPERTI

Pencarian Rumah Lewat Internet saat Sahur Meningkat di Bulan Ramadhan

Published

on

Pencarian rumah atau properti lewat internet tercatat mengalami peningkatan di tiga waktu tertentu di bulan Ramadhan.

Infopasarmodal.id, Jakarta – Pencarian rumah atau properti lewat internet tercatat mengalami peningkatan di tiga waktu tertentu di bulan Ramadhan.

Head of Real Estate Category OLX Indonesia Ignasius Ryan Hasim dalam paparan di Jakarta, Senin (13/5/2019), menyebut ketiga waktu yang mengalami peningkatan itu antara lain setelah sahur, saat jam makan siang serta setelah tarawih.

“Di bulan Ramadhan, calon pembeli mencari rumah saat setelah sahur, siang hari saat istirahat makan siang dan setelah tarawih. Ini kami melihat ada lonjakan,” katanya.

Ignasius menuturkan, berdasarkan data yang dihimpun dari jejak pencarian di “e-commerce” itu, dibandingkan pencarian calon pembeli pada 30 April 2019 atau sebelum Ramadhan dengan 7 Mei 2019 atau setelah Ramadhan.

“Hitungan kasar, saat Ramadhan, pencarian mencapai hingga 70 ribu pencarian. Itu di jam 04.00-04.30 atau setelah sahur,” katanya.

Jumlah pencarian itu, naik hingga hampir tiga kali lipat dibandingkan pencarian di jam yang sama sebelum Ramadhan yang hanya mencapai 25 ribu pencarian.

“Peningkatannya hampir tiga kali lipat, ini yang paling signifikan,” kata Ignasius.

Sementara itu, pencarian properti juga mengalami peningkatan di jam makan siang selama bulan Ramadhan.

“Peningkatannya dari hari biasa sekitar 125 ribu pencarian menjadi 140 ribu pencarian,” katanya.

Sedangkan pencarian paling tinggi terjadi di waktu setelah tarawih sekitar pukul 20.30 dari hari biasa sekitar 140 ribu menjadi 150 ribu pencarian.

“Jumlahnya memang paling tinggi setelah tarawih tapi peningkatan paling tinggi setelah sahur,” katanya. (aij)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending