Connect with us

UKM

Pemerintah Bantah UMKM Diserahkan ke Asing

Published

on

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Ahmad Erani Yustika.

Ekbis.co.id, Padang – Pemerintah membantah bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dibuka untuk pengusaha asing terkait revisi daftar negatif investasi sebagai upaya lanjutan pelonggaran kepemilikan 54 bidang UMKM.

“Tidak benar itu, tak mungkin penanaman modal asing bisa masuk ke sektor UMKM. Sebab dalam undang-undang investasi asing masuk ke Indonesia minimal Rp 10 miliar,” ujar Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika usai memberikan kuliah umum di Universitas Andalas Padang, Kamis (22/11/2018).

Ia mengatakan daftar negatif investasi lebih kepada konteks memberikan perizinan yang tidak berbelit kepada pelaku UMKM untuk memudahkan usahanya masuk ke sektor tersebut.

“Tidak mungkin pemerintah menyulitkan UMKM, justru membantu dalam perizinan dan pengurangan pajak. Karena di lapangan pengusaha membutuhkan kemudahan ini,” katanya.

Ia mencontohkan pengupasan kulit umbi yang dikeluarkan dari daftar negatif investasi bukan untuk memberikan keleluasaan kepada asing, namun untuk mempermudah perizinan.

“Dengan dikeluarkan dari daftar negatif investasi maka dia (pengusaha UMKM) tidak perlu minta izin BKPM,” tuturnya.

Namun Ahmad Erani mengungkapkan untuk sektor tertentu memang dibuka untuk asing karena ke-54 bidang usaha tersebut bisa dibagi dalam lima kelompok, sesuai alasannya dikeluarkan dari daftar negatif investasi.?

“Misalnya tekstil sampai saat ini pengusaha domsetik tidak ada yang berminat, dengan modal awal diatas Rp100 miliar, daripada kita mengimpor lebih baik ada produksi, menyerap tenaga kerja dan ada upah yang diterima dari penanam modal asing tadi,” jelasnya.

Ia menjelaskan daftar negatif investasi ini hanya untuk mengevaluasi beberapa poin kebijakan paket tahun 2016 yang tidak memiliki progres.

“Daftar negatif investasi pada PKE XVI merupakan langkah optimalisasi terhadap relaksasi daftar negatif investasi yang sudah dilakukan dua kali, yaitu pada 2014 dan 2016,” katanya.

Ia menyebutkan relaksasi keterbukaan bidang usaha pada daftar negatif investasi 2016 dilakukan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 44 Tahun 2016.

Ia mengatakan dari 101 bidang usaha yang dibuka untuk penanaman modal asing pada tahun itu, 51 di antaranya tidak diminati sama sekali.

Relaksasi daftar negatif investasi ini akan dilakukan melalui penerbitan perpres yang ditargetkan selesai pada minggu terakhir November 2018.

Berikut 54 bidang usaha yang dihapus dari daftar negatif investasi:

1. Industri pengupasan dan pembersihan umbi umbian
2. Industri percetakan kain?
3. Industri kain rajut khususnya renda?
4. Perdagangan eceran melalui pemesanan pos dan internet?
5. Warung Internet
6. Industri kayu gergajian dengan kapasitas produksi di atas 2.000 m3/tahun
7. Industri kayu veneer
8. Industri kayu lapis
9 Industri kayu laminated veneer lumber (LVL)
10. Industri kayu industri serpih kayu (wood chip)
11. Industri pelet kayu (wood pellet)
12. Pengusahaan pariwisata alam berupa pengusahaan sarana, kegiatan, dan jasa ekowisata di dalam kawasan hutan
13. Budidaya koral/karang hias
14. Jasa konstruksi migas: platform
15. Jasa survei panas bumi
16. Jasa pemboran migas di laut
17. Jasa pemboran panas bumi
18. Jasa pengoperasian dan pemeliharaan panas bumi
19. Pembangkit listrik di atas 10 MW
20. Pemeriksaan dan pengujian instalasi tenaga listrik atau pemanfaatan tenaga listrik tegangan tinggi/ekstra tinggi?
21. Industri rokok kretek
22. Industri rokok putih?
23. Industri rokok lainnya
24. Industri bubur kertas pulp
25. Industri siklamat dan sakarin
26. Industri crumb rubber
27. Jasa survei terhadap objek-objek pembiayaan atau pengawasan persediaan barang dan pergudangan
28. Jasa survei dengan atau tanpa merusak objek
29. Jasa survei kuantitas
30. Jasa survei kualitas
31. Jasa survei pengawasan atas suatu proses kegiatan sesuai standar yang berlaku atau yang disepakati?
32. Jasa survei/jajak pendapat masyarakat dan penelitian pasar
33. Persewaan mesin konstruksi dan teknik sipil dan peralatannya
34. Persewaan mesin lainnya dan peralatannya yang tidak diklasifikasikan di tempat lain (pembangkit tenaga listrik, tekstil, pengolahan/pengerjaan logam/kayu, percetakan dan las listrik?
35. Galeri seni?
36. Gedung pertunjukan seni
37. Angkutan orang dengan moda darat tidak dalam trayek: angkutan pariwisata dan angkutan tujuan tertentu?
38. Angkutan moda laut luar negeri untuk penumpang
39. Jasa sistem komunikasi data
40. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi tetap
41. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi bergerak
42. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi layanan content (ringtone, sms premium, dsb
43. Pusat layanan informasi dan jasa nilai tambah telpon lainnya
44. Jasa akses internet 45. Jasa internet telepon untuk keperluan publik
46. Jasa interkoneki internet (NAP) dan jasa multimedia lainnya
47. Pelatihan kerja?
48. Industri farmasi obat jadi
49. Fasilitas pelayanan akupuntur
50. Pelayanan pest control atau fumigasi
51. Industri alat kesehatan: kelas B
52. Industri alat kesehatan: kelas C
53. Industri alat kesehatan: kelas D
54. Bank dan laboratorium jaringan dan sel (msn)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

UKM

Demi Pengembangan UKM, Kemenkop Bikin SME’s Service Center

Published

on

Sekretaris Kemenkop dan UKM, Rully Indrawan.

Ekbis.co.id, Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM segera mengembangkan SME’s Service Center (pusat layanan UKM) yang menjadi layanan satu atap atau one stop service terintegrasi, baik berupa informasi, fasilitasi, dan advokasi KUKM maupun start up yang ingin mengembangkan bisnis mereka.

“SME’s Service Center yang merupakan pengembangan Smesco akan menyediakan ruang layanan perwakilan atau penghubung antar kementerian/lembaga terkait untuk memberikan informasi, fasilitasi, dan advokasi yang menjadi kewenangan masing-masing, ” ujar Sekretaris Kemenkop dan UKM Rully Indrawan di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Layanan satu atap terintegrasi ini rencananya akan dibuka di Gedung Smesco Indonesia, Pancoran, Jakarta.

Pada kesempatan yang sama Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop UKM Victoria br Simanungkalit menjelaskan layanan satu atap diharapkan akan memudahkan KUKM dan start up dalam mencari informasi tentang berbagai layanan dari masing-masing kementerian/lembaga yang membina UKM.

Ia menyebut ada sebanyak 28 kementerian/lembaga yang perlu diintegrasikan dalam satu wadah pusat informasi. “One stop service salah satunya adalah mengembangkan layanan Smesco Indonesia untuk menjadi pusat layanan informasi pengembangan bisnis dan manajemen UKM,” kata Victoria.

Setiap kementerian/lembaga sudah mempunyai program masing-masing dalam membina dan mengembangkan KUKM dan start up hanya saja semuanya berjalan sendiri-sendiri dan tidak terkoneksi. Bila kementerian/lembaga itu bekerja sama, kata dia, akan dapat mendorong pengembangan UMKM yang luar biasa.

Ia juga menyebut Smesco Indonesia akan dijadikan sebagai marketing intelligence yang bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, atase-atase perdagangan untuk mencari informasi pasar baik di dalam maupun luar negeri, yang kemudian diterjemahkan Smesco Indonesia dalam bahasa yang dipahami UMKM.

Direktur Utama Smesco Indonesia Emilia Suhaimi mengatakan pihaknya sedang merintis inkubator bisnis sebagai wirausaha di bidang kuliner bekerja sama dengan komunitas, asosiasi, dan sekolah kuliner. Untuk itu Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Smesco Indonesia Cisarua akan dijadikan pusat pelatihan kuliner.

“Jadi seluruh komoditas yang kami kelola tinggal kuliner yang belum disentuh dan ini menjadi satu fokus yang diminta oleh Menteri Koperasi dan UKM,” katanya.

Lebih jauh Emilia menjelaskan ada dua strategi yang dikembangkan Smesco Indonesia dalam promosi dan pemasaran yaitu strategi offline dan online. Strategi offline dilakukan dengan menciptakan akses pasar bagi produk unggulan koperasi dan UKM dari 34 provinsi bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

Sementara strategi online dilakukan dilakukan melalui pengembangan e-commerce bekerja sama dengan antara lain Bukalapak, Tokopedia, Lazada, dan Sophee.

“Ke depan Smesco akan membuat marketplace sendiri agar mempermudah promosi dan pemasaran produk koperasi dan UKM,” katanya. (han)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

UKM

Pemberdayaan KUKM Diperkirakan Semakin Berkembang Lima Tahun ke Depan

Published

on

Jumpa pers untuk menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Nasional Bidang Koperasi dan UMKM Tahun 2019.

Ekbis.co.id, Jakarta – Pemberdayaan koperasi dan UKM diperkirakan akan semakin berkembang dalam lima tahun ke depan seiring dengan karakter pemerintahan baru di bawah Presiden Joko Widodo.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan di Jakarta, Selasa (21/5/2019), mengatakan karakter pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Jokowi cenderung mendukung penguatan ekonomi di tingkat terbawah.

“Kami melihat dalam beberapa tahun terakhir dan kami pun mendapatkan dukungan dalam upaya penguatan dan pemberdayaan KUKM yang memang diperkirakan akan mendapatkan porsi penting dalam lima tahun ke depan,” katanya.

Pemerintahan Jokowi ke depan dengan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dianggapnya dan diharapkannya akan semakin memberikan keberpihakan nyata kepada para pelaku koperasi dan UMKM di Tanah Air.

“Beberapa pemikiran KH Ma’ruf Amin dituangkan dalam bukunya menunjukkan pemikiran yang kuat tentang ekonomi umat. Ini adalah modal awal bahwa KUKM akan menjadi perhatian dan sangat penting,” katanya.

Sementara itu Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Victoria br Simanungkalit mengatakan Presiden Jokowi merupakan sosok pemimpin yang secara konkret menunjukkan keberpihakan dan kepeduliannya kepada UMKM.

“Sepatu, jaket yang dikenakan Presiden Jokowi semuanya produk UKM dan ditunjukkan sebagai produk milenial yang bisa go global, ini membuat UKM jadi semakin termotivasi,” katanya.

Pada kesempatan itu, digelar jumpa pers untuk menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Nasional Bidang Koperasi dan UMKM Tahun 2019.

Sesmenkop Rully Indrawan meyakini rencana strategis Kementerian Koperasi dan UKM dalam lima tahun ke depan akan sinkron dengan karakter Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. (han)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

UKM

Datang dan Saksikan Bazar Murah Indofood Group, Berbagai Lomba di Kemilau Ramadhan Tribun Jambi

Published

on

Kemilau Ramadhan 1440 H, di Halaman Tribun Jambi, Pasar Murah, Ada Takjil dan Gratis Cuci Motor.

Ekbis.co.id, Jambi – Semarakkan bulan Ramadhan 1440 H, Tribun Jambi menggelar acara kemilau Ramadhan 2019.

Ada berbagai kegiatan menarik di Kemilau Ramadhan 2019 Tribun Jambi yang diadakan di halaman kantor Tribun Jambi, jalan M Yamin SH no 6 RT 32 Kelurahan Lebak Bandung, Kota Jambi.

Terbaru dari rangkaian acara Kemilau Ramadhan 2019 yakni bazar murah dari Indofood Group.

Kegiatan ini bakal dilangsungkan mulai hari ini Selasa (21/5/2019) setiap hari hingga tanggal 29 Mei 2019 mendatang.

Bazaar murah tersebut diantaranya menjual berbagai bahan kebutuhan pokok.

Diantaranya yakni minyak goreng Bimoli, tepung Bogasari, susu, sirup dan kebutuhan pokok lainnya.

Tak hanya bazar murah, Kemilau Ramadhan 2019 Tribun Jambi juga bakal dilangsungkan garage sale Komunitas Sahabat Ilmu Jambi.

Kemilau Ramadhan 2019 Tribun Jambi juga dilangsungkan berbagai perlombaan diantaranya kompangan, nasyid lomba dai cilik.

Sebelumnya Kemilau Ramadhan Tribun Jambi yang dilangsungkan di halaman Kantor Tribun Jambi telah melangsungkan berbagai kegiatan.

Vincent, Ketua Panitia Kemilau Ramadhan mengatakan, event tersebut akan digelar mulai Senin 6 hingga 29 Mei.

Rangkaian kegiatan tersebut diantaranya ada pasar takjil setiap harinya, dan servis murah dan test drive serta cuci motor gratis.

Menurutnya dalam pasar murah tersebut, tersedia berbagai menu berbuka puasa. Diantaranya diisi dengan PKK RT 32 Lebak Bandung, serta UMKM yang ada di Jambi.

Ada kerjasama dengan Yamaha, jadi yang servis ringan hanya dikenakan biaya 30 Ribu untuk semua jenis motor dan langsung mendapat gratis cuci motor. Begitu juga dengan pengunjung yang melakukan test drive bisa langsung mendapat gratis cuci motor.

“Kalau biasanya servis ringan mencapai Rp 60 Ribu,” ujar Vincent.

Sementara untuk pengunjung yang membeli sparepart motor akan mendapat diskon hingga 20 persen. Bahkan ada juga berbagai perlombaan Islami seperti nasyid, ceramah dan lainnya.

“Pendaftarannya bisa dialihkan di kantor tribun dan gratis tanpa dipungut biaya,” bilang Vincent.

Kemilau Ramadhan 1440 H, di Halaman Tribun Jambi, Pasar Murah, Ada Takjil dan Gratis Cuci Motor. Demikian, seperti dikutip Tribunjambi.com. (*)


Media Ekbis menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redaksiekbis@gmail.com, dan redaksi@ekbis.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending